| Nomor | Dusun | Perempuan | Laki-Laki | Jumlah |
| 1 | Selokerto |
1.833 |
1.819 |
3.652 Jiwa |
| 2 | Krajan | |||
| 3 | Gumuk |
Desa Selorejo memiliki jumlah penduduk sebanyak 3. 652 jiwa dengan ± 1.180 Kepala Keluarga (KK). Komposisi penduduk terdiri dari sekitar 1.819 jiwa laki-laki dan 1.833 jiwa perempuan, dengan tingkat kepadatan penduduk kurang lebih 164 jiwa per km². Sebagian besar penduduk berada pada usia produktif (15–64 tahun), sehingga memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup besar dalam mendukung pembangunan desa.
Secara administratif dan sosial kemasyarakatan, Desa Selorejo terbagi ke dalam tiga dusun, yaitu Dusun Krajan, Dusun Selokerto, dan Dusun Kertosari, dengan pembagian wilayah Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) sebagai berikut:
-
Dusun Krajan
Dusun Krajan merupakan pusat pemerintahan dan aktivitas sosial desa. Wilayah ini mencakup RT 01 sampai RT 12 yang terbagi dalam RW 01 hingga RW 04. Mayoritas penduduk Dusun Krajan bermata pencaharian sebagai petani, pedagang, serta pelaku UMKM, dan menjadi pusat kegiatan administrasi desa, keagamaan, serta kemasyarakatan. -
Dusun Selokerto
Dusun Selokerto meliputi RT 13 sampai RT 19 yang berada dalam RW 05 dan RW 06. Wilayah ini didominasi oleh permukiman masyarakat agraris dengan aktivitas utama di sektor pertanian dan perkebunan. Dusun Selokerto juga memiliki peran aktif dalam kegiatan kepemudaan melalui Karang Taruna serta berbagai kegiatan sosial masyarakat. -
Dusun Kertosari
Dusun Kertosari mencakup RT 20 yang berada di RW 06. Wilayah ini relatif lebih kecil dibandingkan dusun lainnya dan memiliki karakteristik masyarakat yang masih erat dengan kegiatan pertanian dan pengelolaan lahan perkebunan. Kehidupan sosial masyarakat Dusun Kertosari ditandai dengan solidaritas dan partisipasi yang tinggi dalam kegiatan desa.
Secara sosial budaya, mayoritas penduduk Desa Selorejo beragama Islam dan memiliki latar belakang suku Jawa dengan budaya agraris yang masih terjaga. Nilai-nilai gotong royong, musyawarah, dan kebersamaan masih menjadi ciri khas kehidupan masyarakat desa.